Apakah benar kalau aku masih memendam rasa padamu duhai anggrekku?
Aku berdebar saat melihatmu, dadaku berdegup kencang saat aku bertemu denganmu, laju darahku semakin mengalir deras kala berada dekat denganmu dan hati ini berdesir begitu dahsyat. Ada rasa malu, menyusupiku perlahan. Aku waras, aku tidak sedang bergurau.
Anggrek…oh anggrek..
Pesonamu membuatku merona, aku rindu harumnya, ya….ya…ya….aku rindu, sangat rindu
Lalu bagaimana harus kunasehati hati ini agar tak semakin gila.
Matamu indah, tatapanmu seakan menembus jantungku. Aku takut mengulanginya, aku takut kehilanganmu tuk kedua kalinya. Kehilanganmu sungguh membuatku hampir kehilangan warasku, semangatku, gairahku.

Anggrek oh anggrek,,,
Kau membuat aku terpesona, dengan semerbak wangimu
Sungguh