Puji Syukur pada akhirnya tangan ini masih sanggup untuk memberikan energi yang luar biasa dan memotivasi ke sepuluh jari ini kembali menjentikkan tuts demi tust di komput.

Betapa sesungguhnya kebahagiaan yang luar biasa pula saya rasakan kini. Pada akhirnya, saya memang harus bersyukur atas  setiap detail nikmat yang Alloh berikan dalam hidup saya. Anugerah yang maha dahsyat, anugerah yang membuat saya kembali ingin lebih baik dari hari-hari sebelumnya, anugerah yang membuat saya kembali ingin bangkit dan berbagi di tengah-tengah rutinitas yang terasa statis.

Di samping saya, ada seorang teman yang tak akan pernah mengkhianati saya yaitu suami saya yang tak akan pernah lelah memberikan saya nasihat demi nasihat kebaikan dan senantiasa menguatkan saya di kala hati ini merasa begitu rapuh dan di dekat saya pula banyak para malaikat kecil yang menghibur saya, membeikan sebuah senyuman yang tulus bagai bunga matahari yang merekah dengan indahnya, menawarkan aroma harum yang suci, tak ada benci…polos laksana kertas putih tak bertinta.

Ya Alloh, yang maha baik….

Betapa tak bisa kupungkiri, Engkau telah memberikan beragam kebaikan dalam diri ini, meski aku sedikit terlambat mengetahuinya. Tapi aku percaya, Engkau selalu ada untukku, untuk hidupku…

 

Di sini seorang yang ingin belajar memaknai hidup lebih baik lagi, tengah berjuang merenda asa, bersama seorang pendamping hidup yang begitu sabar dan bijaksana….

Ya Robb…

Tuntun kami dengan cintaMu…

Cinta yang sebenarnya cinta…

 

Di sudut Kota Boyolali

21 September 2011