Saudaraku, banyak sekali kisah keteladan yang bisa kita ambil kebaikan dari padanya. Dan tentunya kisa-kisah tersebut akan menginspirasi dan memotivasi kita untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Berikut ini kisah-kisahnya:

Muhammad Ibn Ali Ibn Abi Thalib

“Yang aku tahu, hanya Muhammad bin al-Hanafiyyah yang banyak menimba ilmu dari ‘Ali.” (Ibn al-Junaid)

Muhammad Ibn Ali Ibn Abi Thalib, beliau lebih dikenal dengan Muhammad Ibn al-Hanafiah, sedang terjadi percekcokan dengan saudaranya al-Hasan ibn Ali, maka Ibn al-Hanafiah mengirim surat kepada saudaranya itu, isinya, “Sesungguhnya Allah telah memberikan kelebihan kepadamu atas diriku…Ibumu Fathimah binti Muhammad ibn Abdullah SAW, sedangkan ibuku seorang wanita dari Bani “Haniifah.” Kakekmu dari garis ibu adalah utusan Allah dan makhluk pilihannya, sedangkan kakekku dari garis ibu adalah Ja’far ibn Qais. Apabila suratku ini sampai kepadamu, kemarilah dan berdamailah denganku, sehingga engkau memiliki keutamaan atas diriku dalam segala hal.”

Miqdad Bin Amr

Ketika membicarakan dirinya, para shahabat dan teman sejawatnya berkata: “.Orang yang pertama memacu kudanya dalam perang sabil ialah Miqdad ibnul Aswad”. Dan Miqdad ibnul Aswa d yang mereka maksudkan itu ialah tokoh kita Miqdad bin Amr ini.

Khuhaib Bin ‘Adi

Dan kini, lapangkanlah jalan kepada pahlawan ini, wahai para shahabat. Mari kemari, dari segenap penjuru dan tempat. Datanglah ke sini, secara mudah atau bersusah payah. Kemarilah bergegas dengan menundukkan hati. Menghadaplah untuk mendapatkan pelajaran dalam berkurban yang tak ada tandingannya.

Muhammadi Bin Sirin

Aku tidak pernah melihat seseorang lebih faqih dalam wara’nya, dan lebih wara’ dalam fiqihnya” (Muriq Al-’Ijly) Sirin telah ber’azam (bertekad kuat) untuk melengkapi separuh agamanya (menikah) setelah Anas bin Malik RA. memerdekakannya dan setelah pekerjaannya bisa menghasilkan banyak keuntungan dan harta yang berlimpah. Sirin adalah seorang pandai besi yang mahir dan piawai dalam membuat panci.

Maimunah Binti Al-Harist

Dialah Maimunah binti al-Harits bin Huzn bin al-Hazm bin Ruwaibah bin Abdullah bin Hilal bin Amir bin Sha’sha’ah al-Hilaliyah. Saudari dari Ummul Fadhl istri Abbas. Beliau adalah bibi dari Khalid bin Walid dan juga bibi dari Ibnu Abbas. Beliau termasuk pemuka kaum wanita yang masyhur dengan keutamaannya, nasabnya dan kemuliaannya.

Khalid Bin Walid

“Orang seperti dia, tidak dapat tanpa diketahui dibiarkan begitu saja. Dia harus diincar sebagai calon pemimpin Islam. Jika dia menggabungkan diri dengan kaum Muslimin dalam peperangan melawan orang-orang kafir, kita harus mengangkatnya kedalam golongan pemimpin.” Demikian keterangan Nabi ketika berbicara tentang Khalid sebelum calon pahlawan ini masuk Islam.